0

The 1st Belo-Lovely Nephew


Memperkenalkan. Keponakan saya yang tanggal 20 Juni 2010 nanti genap 8 bulan. Ah engga kerasa banget deh ini hidup udah jalan gitu aja, yang semula ni anak masih di dalam kandungan kakak ipar, dan voilla, sekarang udah aktif banget, udah mulai bisa ini itu, dan ya, bayi, apa sih yang engga lucu dari mereka?


Pertanyaan susulan pun dateng, "Kapan Pia..?" yampun, I'm 19 and now I'm not ready dong, but wait  for the next 3 or 4 years later (halah amin) tentunya dengan status menikah ---dengan pasangan yang pas. Pas semuanya.

Entah cuma perasaan saya doang apa gimana, akhir-akhir ini banyak banget hal-hal berbau pernikahan, dan bayi. Termasuk hal-hal berbau perkawinan, ya, kawin, yang udah jadi hal lumrah nampaknya buat sebagian orang di-publish, ditonton orang banyak, tenar. Ngenes. Ah tapi bukan itu sih yang mau diomongin sekarang. Saya cuma lagi mau pamer keponakan saya yang lagi lucu-lucunya aja. hehe.

Hilal namanya, udah ngerti sama alat elektronik. Maunya pegang keyboard komputer mulu, dikasih keyboard yang engga nyolok kabelnya kagak mau. Maunya sama handphone Bubu & Babapnya (Ibu & ayahnya) yang touchscreen and update, giliran dikasih hape saya kagak mau dia.. sial. Apalagi sikasih handphone mainan yang udah dibeli---yang suka ngeluarin suara "May I help You??", pertama dia suka, sering dipencet tu tombolnya, eh lama-lama dia ngerti itu cuma mainan. Aneh sama bayi jaman sekarang. Dulu saya gimana ya? setau saya dulu orangtua saya belum punya yang namanya handphone, ah gadget bener-bener terbatas. Tapi beruntunglah sekarang saya engga gaptek, apa kabar dengan saudara-saudara di jaman yang lebih dulu ya? :(

Dia udah ngerti, gimana caranya jailin saya. Tapi anehnya dia engga suka nangis, dari dulu. Palingan cuma ngerengek jebleh doang, selebihnya gampang diatur. Engga manja, dan montok. Sehat deh. Mirip saya jaman dulu gitu (Halah..) Tapi yang saya sayangkan, dia suka tega, kalau pas saya gendong, suka ngasih "hadiah" yang bau-bau itu. Pernah sampe belepotan di baju saya, karena popoknya lepas yaaa agak-agak trauma dikit kalau mau gendong dia. Tapi untungnya udah engga lagi. Lumayan buat latihan entar kalau udah jadi ibu-ibu.

Orangtua saya sayang banget sama cucunya itu, ya melebihi saya mungkin. Dari mulai baru lahir sampai sekarang mereka ngebantuin ngurusin cucunya, ngejagain. Tanpa baby sitter. Padahal sepenceritaan mama saya dulu, bapak saya engga sampe segitunya ngasuh saya. Tapi saya tetep sayang sama keponakan saya yang pertama ini. Selalu bisa jadi hiburan ngeliat perkembangannya mulai dari bisanya ngerengek doang sampe senyum-senyum dan bilang "BAP-BAP" -- "GA GA GA..."---- "BU BU BU...".

Sepenelitian saya, berdasarkan teori dan fakta dari orangtua jaman dulu serta jaman sekarang, terdapat satu hal yang aneh. Jaman dulu, bayi-bayi cenderung bilang "M...MM..M.." duluan daripada "P...P..PPP.." tapi sekarang lebih banyak ditemuin bayi-bayi bisa bilang "BB....B...B.." duluan.

Satu hal lain yang aneh dari diri keponakan saya ini, yaitu : DOI SUKA SAMA KABEL. daripada balon, atau boneka, atau maenan bayi, dia lebih tertarik sama kabel--dan ya, barang-barang elektronik lainnya. Apa mungkin gara2 kakek sama ayahnya doyan listrik? AH entahlah. Tapi kalaupun emang entarnya ni bayi bakalan suka elektronik, siapa tau dia masuk ITB (sesuai yang bapak saya pengen...) mungkin elektro. Who knows... Can't wait to see his future.

Bapak : "Hilal ko suka kabel? Nanti mau masuk elektro ya??"
Hilal : "bo bobobobo.."
Bapak : "Kalau Hilal suka teknik mungkin nanti bisa ke ITB, anak Abi engga ada yang jadi kuliah di sana.."

HUEKKKKK. Miris. Jadi inget setahun yang lalu saat-saat milih jurusan buat kuliah :(..

,
GGG



with his Dad--My Brother.


In His Pool. Thanks Hilal, Aunty jadi bisa nebeng mandi bola... wehehehhehe

0

BAAAA KEKOK! Assalamualaikum ibu pia, kapan nih kita berangkat pengajiannya? Aku udah gak sabar nih jeng mau pamer gelang emas baru...

AWWWW KAGET!!!
waalaikumsalam Pak Adit.
ayo mari mari malam jumat besok di mesjid pinggir komplek ya,, saya mau pamer gigi emas baru...

ASK??? here :

0

teteh pia masih suka makan beling?

astagfirulloh hening, suka dong! apalagi kalau dicampur sirup strawberry haha

ASK??? here :

0

[REVIEW] Sex & The City 2

1,5 STARS OF 5


Director:
Michael Patrick King

Cast : Sarah Jessica Parker (Carrie Bradshaw), Kristin Davis (Charlotte York), Cynthia Nixon (Miranda Hobbes), Kim Cattrall (Samantha Jones), Chris Noth (Mr. Big)

MESTI YA KAYAK GITU??
WEY,, YAY...
KAPAN UDAHANNYA YA???

Itu beberapa kata yang saya sadari sering saya ulang waktu nonton film ini. Boring dan Aneh, fashionnya engga catchy. Atau mungkin karena engga seumuran sama mereka kali ya jadi komentar saya tentang fashionnya itu ---ANEH dan buruk? Ah, whatever lah ya, untung saya nonton ini gratis barengan temen-temen dari Kompas beserta mabok popcorn & Soft Drinknya. Kalau engga salah saya sampai bisa ngabisin 3 kotak popcorn asin-manis. Padahal biasanya saya engga terlalu suka acara nonton terganggu dengan makanan yang bisa menghancurkan konsentrasi saat nonton. Halah. Tapi lumayan juga sih ada dialog-dialog yang nyeleneh yang berhasil bikin saya ngakak dikit udah gitu bored by the story of the movie again. Haaa...BY THE WAY, sorry komentarnya duluan. hehe.

Para wanita yang sudah tidak lagi muda itu diceritakan lagi pusing sama urusan kehidupan mereka masing-masing yang berbeda satu sama lainnya. Sebagai sahabat, mereka tetap bersama-sama dan bergosip ria. Carrie yang tengah berhasil menulis buku terbarunya tapi merasa ragu akan kehidupan perkawinannya sedikit mengalami konflik implisit dalam hatinya dengan sang suami, Mr.Big. Sedangkan teman-teman yang lainnya sedang mengalami masa-masa menopause yang harus dicegah dengan banyak obat hormon-hormonan, Samantha yang menurut saya ini terlampau agak polos dan sangat sibuk sekali. Charlotte yang mendapatkan pengasuh baru yang super HOT (kata para cowo pasti deh) dengan boopsnya yang ke atas ke bawah tiap kali dia jalan dan meloncat, yak tanpa beha dan berhasil menarik perhatian suaminya. Miranda yang ngerasa down dengan pekerjaannya dan memutuskan untuk berhenti bekerja demi kehihdupan keluarganya dan anaknya. Akhirnya mereka berempat memutuskan untuk bertamasya bersama hey hey ke Abu Dhabi berkat undangan dari Sheikh sang orang Kaya kenalan dari Pemain utama cowok "HATI DARI GURUN" hahaha...

Intinya, mereka bertualang dengan ditemani beragam kemewahan yang dihadirkan Mulai dari keberangkatan mereka ke Abu Dhabi sampai mereka disuguhkan pelayanan no 1. Mulai dari pesawat, hotel, pelayan, dan sebagainya deh. Konflik mulai datang saat Carrie bertemu Aidan sang mantan dan Samantha yang harus berurusan dengan kepolisian sana. Ah, sebenernya juga saya bingung konfliknya apa, berasa datar. Tapi lucu dan menjijikan sih waktu si Samantha dinner bareng cowo setengah baya yang hot itu.

Saya engga nonton serialnya, apalagi seri pertama film ini. Sempet ragu juga buat nonton film ini, Ya karena judulnya. Tapi temen saya berhasil meyakinkan saya kalau film ini lucu dan engga sesuai judul. OKE akhirnya pengajuan judul film untuk nonton bareng itu yang semula Prince of Persia berubah menjadi Sex and The City 2. Dan Benar sih, engga sesuai judulnya. Dan yang lucu itu justru hal-hal yang kayaknya engga berkaitan dengan tokoh utamanya, semacam scene waktu pernikahan gay (Ah saya jadi inget video nenek-nenek joget-joget and nari single Ladies!), adegan Samantha samaan baju sama Miley Cyrus, adegan menjijikan waktu para pemain football buka kaos dan masuk ke kolam renang, dan adegan nyeleneh waktu mereka berempat masuk ke tempat para wanita bercadar hitam ngumpul buat nunjukkin selera fashionnya. Lainnya juga ada, tapi dikit-dikit. AHA.

Saya bukan pengamat Fashion, tapi boleh lah saya bilang selera fashion di film ini benar-benar engga sesuai dengan keglamouran yang dijanjikan dan digembar-gemborkan. Untung saya bukan fans dari judul ini, jadi engga ada high-expectation buat film ini juga sih. SO, engga worthed investasi 2ribu/25ribu/30ribu buat film ini. Apalagi sesi-sesi tentang kebudayaan dan agama yang ada di dilm ini. Agak lucu waktu Miranda nunjukkin ke temen-temennya tentang budaya dan agama yang ada di wilayah Timur tengah ini, tapi cara Samantha buang muka engga peduli juga bikin peribahasa "dimana langit dijunjung, di situlah bumi dipijak" jadi engga bermakna. So, pilih film lain aja deh :)

Kayaknya saya harus protes sama temen saya. haha.
pict from http://images.eonline.com

0

[REVIEW] Shrek Forever After

4 STARS OF 5



Director:
Mike Mitchell

Writers: Josh Klausner & Darren Lemke

Cast : Mike Myers (Shrek), Eddie Murphy (Donkey), Cameron Diaz (Princess Fiona), Antonio Banderas (Puss in Boots), Walt Dohrn (Rumpelstiltskin/Priest/Krekraw Ogre)


Oger yang satu ini berhasil menarik saya supaya datang ke studio XXI dan menonton di salah satu ratusan kursi merah yang ada di dalam bioskopnya. Padahal saya engga nonton Shrek 2 dan 3. But I do, like it, sejak awal penampilannya menyelamatkan Fiona. Ah, kali ini dia terjerembab di kehidupan yang membosankan dan itu-itu saja.

Rutinitas Keluarga Shrek yang berulang terus-menerus setiap harinya seperti itu membuat dia engga tahan. Dia kangen suasana dulu kala ketika dia ditakuti dan ya, masih ganas. Padahal dia punya segala yang dia mau, kehidupan yang bahagia dengan keluarga kecilnya, dan sahabat-sahabat baiknya. Tapi tragedi di ulang tahun anaknya yang pertama telah menjadikannya menjadi a mad-shrek dan di saat yang tepat, muncul si Rumpelstiltskin yang akan berbuat licik. Padahal Rumpelstiltskin ini udah merencanakan jauh-jauh karena dendamnya akan kehadiran Shrek yang telah membawa kebahagiaan di Far Far Away.

Seandainya saja Shrek engga ada dan engga pernah lahir, mungkin dia hidup bahagia, pikir Rumpelstiltskin.  Dengan semangat 45 dan tipu muslihat serta akting jempolannya, Shrek berhasil ditipu buat nandatanganin kontrak "SEHARI MENJADI OGER" ditukar dengan "SEHARI DI DALAM HIDUPMU YANG TIDAK KAU INGAT" . Shrek engga peduli si Rumpelstiltskin itu ngambil hari apa, yang pasti dia pengen balik lagi jadi Oger yang ditakutin semua orang, dalam satu hari.

Petualangan Shrek dimulai, tanpa Fiona dan teman-teman yang mengenalnya, Namun bencana datang ketika dia menyadari bahwa Fiona diincar sebagai buronan pemimpin oger, dan Rumpelstiltskin telah menjadi Raja di Far Far Away yang sangat buruk kondisinya. Shrek yang akhirnya bisa membuat Donkey percaya bahwa ini karena perjanjian magicnya dengan Rumpelstiltskin, maka Donkey mau membantu Shrek. Yak, dengan menggagalkan perjanjian itu.

Cerita lama, perjanjian hanya bisa dibatalkan dengan ciuman dari cinta sejati. Yak, Fiona harus ditemukan secepat mungkin. Maka Shrek berjuang untuk mendapatkan hati Fiona---yang benar-benar sudah tidak mengenalnya lagi dan susah untuk didekati.

Ceritanya emang gampang ditebak, ala film semua umur ya. Jadi jangan protes. Tapi Bener, I enjoyed every single scene of this movie. FUN AND TOUCHING. Apalagi adegan Si Puss in Boots. ADUH LUCU BANGET!!! Tapi jujur deh, scene penutup dari film ini ga bisa ketebak. Aha kalau diceritain jadi spoiler dong. Yang pasti saya ngerasa jadi anak kecil lagi yang suka banget sama animasi yang tambah keren ini, apalagi ada 3Dnya. makin canggih dan penutup yang engga sedikitpun mengecewakan buat cerita yang satu ini. Meskipun Rumpelstiltskin jadi tokoh jahat, tapi saya suka! AHAAA PALING KEREN DIA! udah pinter, licik, tapi konsisten dan engga putus asa.

Ada adegan dimana saya berhasil mengeluarkan air mata tanpa sengaja, ketika Shrek bilang "It was you that rescued me...." OH DAMN :D. Dan keselnya lagi pas dia bilang "I didn't know what I had...ya sampai aku kehilangan." Bener-bener bisa bikin kita mau bersyukur atas hidup yang kita dapet, bukannya engga nerima kenyataan. Tapi yaaaa, tetep ngakak waktu Shrek bilang "I didn't know we can do that!" yang ternyata Fiona bilang kalimat yang sama waktu Shrek hadir kembali dalam dunia nyata. Banyak dialog dan adegan lucu lainnya yang sayang banget buat dilewatin :)

WHAT A GREAT MESSAGE... kita harus selalu bersyukur atas apa yang kita punya :)

P.S : pict from http://fbsonic.files.wordpress.com
Back to Top